Rabu, 07 Juli 2021

Budidaya cacing tanah modal kecil untung berlimpah

Budidaya cacing tanah modal kecil untung berlimpah


Budidaya cacing tanah bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang cukup menarik untuk di bahas berikut pembahasan nya;
Cacing Lumbricus Rubellus


 Cacing tanah sebagai hewan dari kelas Oligochaeta dengan tubuhnya yang lembap dan sebagian org ada yang jijik untuk melihat nya, karena bentuk nya yang tak bertulang tapi hidup.

  Cacing tanah mempunyai kecenderungan menghindari cahaya bila cahaya berlebihan contoh seperti sinar matahari karena terdapat sel sensitif Ternyata, hewan ini yang tak bertulang bisa dibudidayakan dan menjadi peluang usaha yang menjanjikan.


 Permintaan cacing tanah untuk kebutuhan industri dan perorangan bahkan tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri. Budidaya cacing tanah ini benar-benar mendatangkan keuntungan yang menggiurkan, dan jauh dari ancaman kerugian karena modal nya tidak besar dan pembudidayaan nya yang tidak ribet.


Keunggulan budidaya cacing tanah
Lumblicus Rubelus



1. Tidak Memerlukan Modal Besar

Usaha budidaya cacing tanah Ternyata tidak memerlukan modal yang besar. dan cocok untuk Kamu pengen usaha dengan modal keterbatasan

2. Perawan Sangat Mudah

Perawatan cacing tanah sangat terbilang mudah. Cacing budidaya ini cukup di tempatkan di tanah yang lembap dan bernutrisi

Nilai jual yang stabil

harga jual dari hasil budidaya cacing tanah juga terbilang stabil di pasaran. Tidak ada penurunan yang drastis.
yang berpotensi merugikan peternak. Nilai harga per 1kg bisa sampaiRp30.000-an sampai Rp50.000-an.


Persiapan Budidaya cacing


Untuk memulai budidaya cacing tanah, kamu harus mempersiapkan beberapa peralatan dan perlengkapan, Di antaranya sebagai berikut:

Bibit cacing tanah
Wadah atau kotak untuk menampung Tanah dan bibit
Pupuk kandang untuk media nutrisi tanah

Tanah gambut atau lembap sebagai media ternak.


Cara Budidaya Cacing Tanah


1. Siapkan Media Ternak

Cara menyiapkan media ternak adalah campurkan tanah dengan pupuk kandang untuk menambah nutrisi di dalam tanah. 

Penempatan media ternak harus ditempatkan dengan baik harus menjaga kondisi tanah tetap lembap, sehingga tanah nya tidak kering dan nutrisi di dalam tanah tidak rusak.

Kamu bisa membudidayakan  dengan rak susun agar terlindung dari semut. Bila perlu, kamu bisa menggunakan kapur anti serangga.

2. Siapkan Bibit Cacing Tanah

Cara yang kedua kamu harus menyiapkan bibit cacing tanah. Bibit nya bisa kamu beli di pasaran yg menjual atau online.

3. Pindahkan Bibit ke Media Ternak

Sebelum kamu memindahkan Bibit ke media ternak, basahi dulu tanah dengan air secukupnya . pastikan tanah menjadi lembap Jika tahap ke 1 dan ke 2 sudah dilakukan maka pindahkan lah bibit ke tanah yang sudah tersedia atau ke media ternak.

lakukan lah pemeriksaan kondisi bibit <-+> 2 jam sekali di hari pertama pemindahan bibit.

maka kalau cacing terlihat keluar dari media ternak dan ingin keluar dari wadah, berarti kondisi tanah tidak sesuai dengan habitatnya. Apabila hal ini terjadi, kamu harus memperbaiki  kembali tingkat kelembapan, suhu.

4. Ganti Media Ternak Secara Berkala

Sebagaimana cara perawatan cacing tanah kamu harus mengganti media tanah minimal 1 bulan atau 2 bulan sekali dan untuk tanah yg lama bisa juga adan simpan dulu karena biasa terdapat telur cacing. 

5. Panen dalam 40 hari

Setelah kamu merawat cacing baik dan benar,  kamu bisa memanen cacing dalam waktu 40 hari. Cara memanen ini cukup mudah. kamu bisa memindahkan nya ke tempat yang agak panas,

Cacing memiliki sifat tidak tahan panas dia akan timbul dan keluar sendiri ke permukaan tanah. Dengan begitu, kamu bisa dengan mudah mengambilnya.

Untuk Penjualan cacing bisa kamu lakukan dengan kebutuhan pasar dan kerjasama dengan distributor yang kamu lakukan 

Cacing bisa dipasarkan ke pasar dalam maupun luar negeri untuk kebutuhan bahan dasar obat, sebagai pakan ayam untuk produk ternak ayam organik, pemancingan ikan atau bahan dasar produk kecantikan dan kosmetik. 


2 komentar: